Peran Bunda PAUD untuk Tumbuh Kembang Anak Usia Dini

Penulis: Mustofa Kamal  •  Kamis, 24 September 2026 | 14:37:31 WIB
Camat Lhoksukon membuka sosialisasi Bunda PAUD se-Kecamatan Lhoksukon di Aula Kantor Camat Lhoksukon, Rabu (23/9/2026).

BANTEN — Bunda PAUD di tingkat gampong memegang posisi strategis karena bersentuhan langsung dengan keluarga setiap hari. Camat Lhoksukon menegaskan peran itu dalam sosialisasi bersama Bunda PAUD se-Kecamatan Lhoksukon, Rabu 23 September 2026, sebagai langkah memperkuat pendampingan anak usia dini dari lingkungan terkecil.

Camat Lhoksukon Kamaruddin KS, S.STP., M.AP., membuka sosialisasi bagi Bunda PAUD se-Kecamatan Lhoksukon di Aula Kantor Camat Lhoksukon. Kegiatan itu dihadiri Bunda PAUD Kecamatan Lhoksukon Maghvirah Zuhra, S.Pd., anggota Bunda PAUD Kecamatan Aprilismawati, S.Sos., serta seluruh Bunda PAUD gampong dalam wilayah kecamatan tersebut.

Dalam arahannya, Kamaruddin menyoroti posisi Bunda PAUD yang dinilai tidak sekadar membantu kegiatan pendidikan formal. Menurutnya, Bunda PAUD perlu mampu mengidentifikasi kebutuhan dan persoalan anak usia dini di lingkungan masing-masing.

Mengapa Bunda PAUD Disebut Berperan Strategis

Kamaruddin menjelaskan bahwa Bunda PAUD bersentuhan langsung dengan masyarakat dan keluarga. Kedekatan itu membuat mereka bisa melihat persoalan anak dari sumbernya, bukan dari laporan yang sudah melalui banyak tangan.

Karena itu, keberadaan Bunda PAUD diharapkan tidak berhenti pada dukungan kegiatan pendidikan. Mereka juga didorong berperan dalam perlindungan anak dan pemantauan tumbuh kembang di tingkat gampong.

Tugas yang Perlu Dijalankan di Tingkat Gampong

Dalam sosialisasi tersebut, Kamaruddin mendorong Bunda PAUD gampong aktif membangun koordinasi dengan pemerintah gampong, kecamatan, serta unsur terkait lainnya. Koordinasi ini diperlukan saat merancang dan melaksanakan program yang berkaitan dengan anak usia dini.

Menurutnya, persoalan pendidikan dan tumbuh kembang anak perlu ditangani bersama melalui edukasi, pendampingan, serta keterlibatan masyarakat. Tidak ada satu pihak yang bisa menanggungnya sendirian.

"Bunda PAUD memiliki peran penting karena berada dekat dengan masyarakat. Apa yang menjadi kebutuhan anak dan keluarga dapat kita lihat dan kita tindak lanjuti bersama," ujar Kamaruddin.

Peran yang Bisa Ibu Jalankan Sehari-hari

Bagi ibu di rumah, prinsip yang sama berlaku. Mengenali kebutuhan anak tidak selalu butuh alat canggih — cukup kepekaan terhadap perubahan kecil: pola makan, tidur, cara bermain, dan cara anak berkomunikasi.

Bunda PAUD di gampong bisa menjadi tempat bertanya pertama sebelum ibu membawa anak ke layanan kesehatan. Manfaatkan keberadaan mereka untuk hal praktis seperti jadwal posyandu, stimulasi sesuai usia, atau rujukan bila ada keluhan.

Keterlibatan orang tua dan komunitas sekitar disebut menjadi kunci menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.

Kapan Perlu Mencari Bantuan Lanjutan

Jika ibu melihat anak usia dini mengalami keterlambatan bicara, sulit berinteraksi, atau berat badan tidak naik sesuai usia, jangan menunggu terlalu lama. Sampaikan ke Bunda PAUD gampong atau langsung konsultasikan ke posyandu dan puskesmas terdekat.

Deteksi dini membuat penanganan lebih cepat dan tepat. Pendampingan yang dilakukan sejak awal memberi anak kesempatan tumbuh sesuai potensinya.

Sosialisasi ini menjadi bagian dari upaya memperkuat peran Bunda PAUD hingga tingkat gampong sebagai mitra pemerintah dalam membangun sumber daya manusia sejak usia dini. Bagi ibu, kehadiran mereka di lingkungan terdekat bisa menjadi jembatan antara kebutuhan anak di rumah dan layanan yang tersedia.

Reporter: Mustofa Kamal
Sumber: rri.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top