PANDEGLANG — Progres fisik Jalan Tol Serang-Panimbang Seksi 3A yang menghubungkan Cileles hingga Bojong telah menyentuh 95,79 persen. Fokus pengerjaan kini berada pada penyelesaian struktur jalan dan kelengkapan fasilitas tol. Seluruh konstruksi seksi ini dijadwalkan selesai November 2026.
Gerbang Tol Bojong berdiri di atas lahan yang diproyeksikan menjadi simpul logistik utama kawasan selatan Banten. Pemerintah Kabupaten Pandeglang menyiapkan dua proyek besar yang akan bergantung pada akses tol tersebut.
Pemkab Pandeglang menetapkan lima kecamatan sebagai zona industri utama, yakni Bojong, Pagelaran, Sukaresmi, Cibitung, dan Cikeusik. Total luas kawasan yang disiapkan mencapai 1.190 hektare.
Industri yang diprioritaskan meliputi pengolahan komoditas alam, pertanian sebagai lumbung pangan, serta hilirisasi perikanan. Dua jenis fasilitas yang disebut bakal dibangun adalah cold storage dan pengalengan makanan berbasis bahan baku lokal.
"Pintu Tol Bojong akan bertindak sebagai koridor logistik utama bagi perusahaan-perusahaan manufaktur dan pengolahan yang masuk ke wilayah ini," kata Wakil Bupati Pandeglang Iing Andri Supriadi.
Proyek kedua adalah rencana pembangunan Pelabuhan Perikanan Terpadu di Kecamatan Cikeusik. Keberadaan akses tol langsung disebut akan memangkas biaya logistik menuju pelabuhan maupun kota besar.
Menurut Iing, distribusi hasil laut dari pesisir selatan Pandeglang ke Jabodetabek bisa berlangsung lebih cepat tanpa risiko penurunan kualitas komoditas. "Dengan adanya Tol Bojong, hasil laut dari pesisir selatan Pandeglang dapat didistribusikan ke wilayah Jabodetabek secara cepat tanpa khawatir penurunan kualitas komoditas," ujarnya.
Pemkab Pandeglang menyatakan siap memberi kemudahan perizinan bagi investor yang menanamkan modal di zona industri. Iing menyebut infrastruktur tol diproyeksikan memangkas waktu tempuh, menekan biaya operasional logistik, dan menciptakan ribuan lapangan kerja baru bagi warga lokal.
Selain melayani arus kendaraan logistik industri, Pintu Tol Bojong diposisikan sebagai jalur alternatif bagi wisatawan. Secara geografis, gerbang ini berada di titik tengah yang memecah arus logistik sekaligus mempersingkat perjalanan menuju pesisir Banten Selatan.
Dua destinasi yang disebut paling diuntungkan adalah Pantai Bagedur di Kabupaten Lebak dan Pantai Sawarna. Selama ini keduanya dikenal sebagai tujuan wisata bahari di pesisir selatan yang aksesnya relatif jauh dari jalan utama.
"Infrastruktur jalan tol ini diproyeksikan mampu memangkas waktu tempuh, menekan biaya operasional logistik secara signifikan, dan menciptakan ribuan lapangan kerja baru bagi masyarakat lokal," kata Iing.
Dengan capaian konstruksi yang tinggal menyisakan pekerjaan finishing, wilayah Pandeglang selatan bersiap bertransformasi menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di Provinsi Banten. Pemerintah daerah menargetkan operasional kawasan industri berjalan seiring rampungnya seksi terakhir tol Serang-Panimbang.