JAKARTA — "Suara Hati" menjadi produksi keenam MD Entertainment yang mendapat kesempatan tayang di Netflix dan MDTV. Sebelumnya, sejumlah judul produksi MD Entertainment telah memakai pola distribusi serupa, di antaranya "Ipar Adalah Maut The Series", "Pernikahan Dini Gen Z", "Keluarga Yang Tak Dirindukan", "Dunia Tanpa Tuhan", dan "Istri Paruh Waktu".
Pola distribusi lintas platform ini disebut menjadi bagian dari strategi perusahaan menjangkau penonton dengan kebiasaan konsumsi media yang semakin beragam.
CEO dan Founder MD Entertainment, Manoj Punjabi, menyebut kolaborasi bersama Netflix memberi ruang lebih luas bagi karya-karya perusahaan.
"Kolaborasi ini memungkinkan penonton menikmati konten MD Entertainment melalui berbagai pilihan platform, baik televisi maupun layanan streaming," ujar Manoj Punjabi.
Menurut Manoj, sinergi lintas platform tersebut juga menjadi bagian dari upaya perusahaan menghadirkan tayangan yang tetap relevan dengan perkembangan audiens.
"Kami akan terus mengembangkan sinergi ini sebagai bagian dari komitmen untuk menghadirkan tayangan berkualitas yang dekat dan relevan dengan kebutuhan audiens," lanjutnya.
Dari sisi cerita, "Suara Hati" mengangkat drama keluarga dengan latar dunia hiburan dan popularitas. Dewi Perssik berperan sebagai Melody, seorang diva dangdut yang berhasil membangun karier sekaligus dikenal sebagai ikon kecantikan.
Di balik kesuksesannya, Melody menyimpan keputusan dari dua dekade lalu. Ia pernah meninggalkan putri kecilnya demi mengejar impian dan karier yang diinginkan.
Kehidupan Melody kembali bersinggungan dengan masa lalu ketika muncul Nisa, penyanyi muda berbakat dengan pesona alami. Kehadiran Nisa membawanya dipercaya menjadi brand ambassador baru Kirana Cosmetics, merek yang selama ini identik dengan Melody.
Situasi tersebut perlahan membuka kembali hubungan antara Melody dan putrinya, Maya. Persoalan yang selama bertahun-tahun tersimpan mulai muncul kembali dan menghadirkan dinamika baru di antara mereka.
Melalui kisah tersebut, "Suara Hati" memadukan drama keluarga dengan tema ambisi, kehilangan, persaingan, serta luka masa lalu yang belum sepenuhnya terselesaikan.
Penayangan di dua platform berbeda memperlihatkan upaya MD Entertainment menghadirkan cerita lokal kepada penonton melalui akses yang lebih luas dan fleksibel.