Pencarian

Kadin Banten Dorong UMKM Naik Kelas lewat Digitalisasi dan Akses Pembiayaan di Lebak

Jumat, 25 September 2026 • 19:31:32 WIB
Kadin Banten Dorong UMKM Naik Kelas lewat Digitalisasi dan Akses Pembiayaan di Lebak
Kadin Banten mendorong UMKM naik kelas melalui digitalisasi dan akses pembiayaan di Lebak.

LEBAK — Kadin Banten menilai bantuan modal tanpa kemampuan mengelola usaha belum cukup membuat UMKM berkembang. Pelaku usaha perlu memahami pembukuan, biaya produksi, harga jual, pemasaran, hingga kebutuhan konsumen agar usaha benar-benar tumbuh.

Azari menegaskan bahwa UMKM harus ditempatkan sebagai pelaku utama pembangunan ekonomi, bukan sekadar penerima bantuan atau program pemerintah. Menurutnya, penguatan UMKM tidak bisa dilakukan setengah-setengah.

"UMKM tidak boleh hanya menjadi objek program. Kita harus mendorong agar UMKM menjadi subjek dalam pembangunan ekonomi," kata Azzari dalam keterangan tertulis yang diterima Fakta Banten, Jumat (25/9/2026).

Kapasitas Pengelola Usaha Jadi Kunci, Bukan Hanya Modal

Azari menyoroti aspek pengelolaan usaha sebagai faktor yang sering luput dari perhatian. Menurutnya, banyak pelaku UMKM yang mendapat bantuan modal tetapi belum mampu mengelola keuangan dan produksi secara rapi.

"Kalau ingin UMKM naik kelas, kita harus melihat usaha itu secara utuh. Bukan hanya modalnya, tetapi juga kemampuan orang yang menjalankannya," ujarnya.

Kadin Banten menilai pendekatan yang hanya berfokus pada penyuntikan modal tanpa disertai peningkatan kapasitas pengelola justru berisiko membuat usaha tidak berkembang. Tata kelola, biaya produksi, dan penetapan harga jual menjadi bagian yang harus dikuasai pelaku usaha.

Teknologi Digital Diminta Tak Sekadar untuk Promosi

Pemanfaatan teknologi digital juga menjadi perhatian Kadin Banten. Azari mendorong pelaku UMKM memakai teknologi sesuai kebutuhan, bukan hanya untuk promosi di media sosial atau perdagangan elektronik.

Teknologi digital, menurutnya, bisa dimanfaatkan untuk pencatatan keuangan, pengelolaan stok, hingga komunikasi dengan pelanggan. Tiga hal itu dinilai lebih berdampak pada keberlanjutan usaha dibanding sekadar mengejar kehadiran di platform digital.

"Kita tidak ingin UMKM tertinggal hanya karena tidak mengikuti perubahan teknologi," ungkapnya.

Ekosistem Usaha dan Akses Pembiayaan Jadi Prioritas Kadin

Kadin Banten menyatakan akan terus mendorong terbentuknya ekosistem usaha yang mendukung UMKM. Upaya itu mencakup peningkatan kapasitas, akses pembiayaan, perluasan pasar, dan digitalisasi.

"Kadin harus ikut mendorong UMKM naik kelas. Tidak cukup hanya memberikan pelatihan, tetapi juga membuka akses pembiayaan, mendorong digitalisasi dan memberikan training yang sesuai kebutuhan," tegasnya.

Azari berharap sinergi antara pemerintah, dunia usaha, lembaga pembiayaan, dan komunitas bisnis dapat memperkuat daya saing UMKM di Banten. Kolaborasi lintas pihak dinilai menjadi kunci agar program penguatan UMKM tidak berhenti di tataran pelatihan.

Follow www.kabarcilegon.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: faktabanten.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks