Pencarian

Mardiono Dukung Mentan Amran Lindungi Petani demi Ketahanan Pangan

Senin, 28 September 2026 • 09:35:02 WIB
Mardiono Dukung Mentan Amran Lindungi Petani demi Ketahanan Pangan
Utusan Khusus Presiden Bidang Ketahanan Pangan Muhamad Mardiono menyatakan dukungan penuh terhadap kebijakan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman.

BANTEN — Utusan Khusus Presiden Bidang Ketahanan Pangan Muhamad Mardiono menyatakan dukungan penuh atas kebijakan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman yang memperkuat perlindungan petani dan produksi pangan nasional. Dukungan itu disampaikan sebagai respons atas langkah strategis Kementerian Pertanian dalam menjaga ketersediaan pangan. Kebijakan tersebut menyentuh langsung kehidupan petani, mulai dari produksi, akses pasar, hingga kepastian lahan.

Muhamad Mardiono menegaskan bahwa petani Indonesia memegang peran strategis dalam mewujudkan ketahanan dan kemandirian pangan. Karena itu, ia menilai setiap kebijakan perlu diarahkan untuk memberi dukungan nyata kepada petani, baik dari sisi produksi, sarana prasarana, akses pasar, maupun kepastian lahan.

Pernyataan itu disampaikan Mardiono dalam keterangannya, Senin (28/9/2026). Ia menyebut petani sebagai garda terdepan dalam menjaga ketersediaan pangan nasional.

Apresiasi untuk Petani Indonesia

Mardiono menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para petani yang terus menjaga pasokan pangan masyarakat. Menurutnya, peran mereka tidak bisa digantikan oleh sektor lain.

"Apresiasi tertinggi saya sampaikan kepada seluruh petani Indonesia. Mereka adalah garda terdepan dalam menjaga ketahanan pangan dan memastikan kebutuhan pangan masyarakat tetap terpenuhi," ujar Mardiono.

Ia menambahkan, dukungan kepada petani harus hadir dalam bentuk kebijakan yang konkret, bukan sekadar seruan. Produksi, sarana prasarana, akses pasar, dan kepastian lahan menjadi empat hal yang ia soroti.

Dukungan untuk Langkah Strategis Mentan Amran

Mardiono menyatakan dukungan penuh terhadap langkah-langkah strategis Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dalam memperkuat sektor pertanian nasional. Ia menilai penguatan produksi pangan harus dilakukan secara terpadu.

Menurutnya, upaya itu mencakup peningkatan produktivitas, optimalisasi lahan, penguatan sarana produksi, serta pembangunan ekosistem pertanian yang berkelanjutan. Pendekatan terpadu dinilai lebih efektif ketimbang kebijakan yang berjalan sendiri-sendiri.

Dukungan ini muncul di tengah berbagai persoalan yang membelit sektor pertanian, termasuk tata niaga beras dan perlindungan lahan petani. Mentan Amran sebelumnya menyoroti praktik impor beras ilegal yang disebutnya merugikan sekitar 115 juta petani.

Dampak bagi Petani dan Pasar Pangan

Bagi petani, arah kebijakan ini menyentuh hal-hal yang paling dekat dengan keseharian mereka. Kepastian lahan menjadi krusial di daerah yang tekanan alih fungsinya tinggi, sementara akses pasar menentukan harga jual hasil panen.

Penguatan sarana produksi, seperti benih dan pupuk, juga berpengaruh langsung pada biaya tanam. Jika produktivitas naik dan biaya terkendali, pendapatan petani berpeluang membaik tanpa harus menaikkan harga di tingkat konsumen.

Dari sisi konsumen, produksi pangan yang stabil membantu menjaga pasokan di pasar. Ketahanan pangan nasional pada akhirnya bergantung pada seberapa konsisten kebijakan di tingkat hulu ini dijalankan.

Mardiono menempatkan dukungan politiknya sebagai bagian dari upaya memperkuat sektor pertanian secara menyeluruh. Fokusnya kini tertuju pada pelaksanaan kebijakan di lapangan, tempat petani merasakan langsung apakah perlindungan dan peningkatan produksi benar-benar berjalan.

Follow www.kabarcilegon.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: inews.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks