TANGERANG — Rapat Kerja KONI Kabupaten Tangerang 2026 menetapkan IPF dan Persambi sebagai anggota resmi, melengkapi daftar cabang olahraga yang akan mewakili daerah itu di ajang provinsi. Kedua cabor sebelumnya telah didaftarkan untuk berlaga pada Porprov VII Banten di Kota Tangerang Selatan.
Ketua KONI Kabupaten Tangerang Eka Wibayu menyampaikan harapannya agar kedua cabor baru mampu menyumbang prestasi di Porprov mendatang.
"Kami berharap kedua cabang olahraga baru ini dapat mendulang prestasi pada ajang Porprov VII Banten di Kota Tangerang Selatan nanti," ujar Eka seusai raker.
Tiga Cabor Bakal Calon Anggota Diberi Waktu Satu Tahun
Selain mengesahkan dua anggota baru, forum memberi kesempatan kepada tiga bakal calon anggota untuk memaparkan kesiapan organisasinya. Ketiganya yakni Federasi Domino Indonesia, Federasi Kurash Indonesia (Ferkushi), dan Federasi Ice Skating Indonesia (FISI).
Sesuai aturan organisasi, ketiga cabor tersebut diberikan waktu satu tahun untuk memenuhi sejumlah persyaratan. Salah satu syarat utama adalah memiliki minimal lima klub anggota.
Eka Wibayu: Porprov VII Banten Jadi Prioritas Utama
Eka menegaskan Raker 2026 menjadi momentum memperkuat semangat seluruh pengurus cabang olahraga dalam mengejar prestasi. Ia meminta atlet dan pengurus segera mematangkan persiapan menghadapi kompetisi tingkat provinsi tersebut.
"Satu tugas di depan mata yakni Porprov VII Banten. Kontingen Kabupaten Tangerang harus sukses dan menjadi juara," tegas Eka.
Raker yang mengusung tema "Sukses Organisasi, Gemilang Prestasi" itu dibuka Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid.
Bupati Minta Pembinaan dan Evaluasi Strategi Diperkuat
Dalam arahannya, Maesyal meminta KONI bersama seluruh pengurus cabang olahraga memperkuat pembinaan dan mengevaluasi strategi. Tujuannya agar persiapan atlet semakin matang menjelang Porprov.
"Saya minta KONI bersama seluruh Pengcab terus memaksimalkan pembinaan dan latihan. Matangkan persiapan agar atlet kita tampil maksimal di Porprov nanti," kata Maesyal.
Maesyal juga menekankan pentingnya kolaborasi dan komunikasi antara KONI, pengurus cabor, pelatih, serta atlet. Ia berpesan agar seluruh insan olahraga Kabupaten Tangerang tetap menjunjung nilai sportivitas selama mengikuti kompetisi.
"Junjung tinggi sportivitas, jaga nama baik Kabupaten Tangerang, dan raih prestasi gemilang," pungkasnya.