Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Tangerang, Banten, meraih sertifikat ISO 9001:2015 untuk Sistem Manajemen Mutu setelah melewati audit eksternal ketat Worldwide Quality Assurance (WQA). Capaian itu menjadikan MUI Kabupaten Tangerang organisasi keulamaan tingkat kabupaten pertama di Indonesia yang mengantongi standar mutu internasional tersebut. Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid menyebut pengakuan ini membuktikan keseriusan organisasi keulamaan dalam memperkuat tata kelola yang profesional, transparan, dan akuntabel.
TANGERANG — Sertifikat diserahkan setelah proses audit yang berlangsung dua hari. Ketua MUI Kabupaten Tangerang KH. Ues Nawawi memaparkan bahwa dalam audit tersebut pihaknya mencatatkan 11 Opportunity for Improvement (OFI) dan satu temuan Minor, tanpa ada temuan Major sama sekali.
Audit dilakukan Worldwide Quality Assurance (WQA), lembaga penilai independen yang menguji kesesuaian sistem manajemen mutu organisasi dengan standar internasional. Hasilnya, MUI Kabupaten Tangerang dinyatakan memenuhi seluruh persyaratan ISO 9001:2015.
Auditor WQA Sebut MUI Kabupaten Tangerang Pelopor
Ketua Tim Auditor WQA Indra Gunawan menegaskan posisi MUI Kabupaten Tangerang yang tidak dimiliki organisasi keulamaan kabupaten/kota lain di Indonesia.
"Selamat kepada MUI Kabupaten Tangerang. Ini merupakan organisasi MUI tingkat kabupaten pertama di Indonesia yang sudah punya sertifikat ISO 9001:2015," ujarnya.
ISO 9001:2015 adalah standar internasional untuk Sistem Manajemen Mutu (SMM) yang menilai konsistensi sebuah organisasi dalam menghasilkan produk dan layanan yang memenuhi kebutuhan pengguna. Standar ini menuntut dokumentasi proses, evaluasi berkala, dan perbaikan berkelanjutan.
Struktur MUI Diperluas hingga Desa dan Kelurahan
Bupati Maesyal menilai capaian ini tidak lepas dari langkah taktis MUI yang memperluas struktur organisasi hingga tingkat desa dan kelurahan. Perluasan itu dinilai mempercepat respons terhadap persoalan umat di tingkat paling bawah.
"Umatnya ada di desa dan kelurahan. Jadi, sangat penting ada MUI di tingkat bawah agar bisa langsung mendengarkan dan merespons persoalan masyarakat dengan lebih cepat," paparnya.
Menurut Maesyal, pengakuan internasional ini membuktikan keseriusan organisasi keulamaan dalam memperkuat tata kelola yang profesional, transparan dan akuntabel. Ia pun menyampaikan raihan sertifikasi ISO oleh MUI ini patut diapresiasi mendalam.
Standar ISO Jadi Acuan Pelayanan Umat ke Depan
Ketua MUI Kabupaten Tangerang KH. Ues Nawawi menyatakan pencapaian ini bukan sekadar simbol. Menurutnya, sertifikat tersebut merupakan wujud nyata ikhtiar lembaganya dalam meningkatkan kualitas pengkhidmatan, sekaligus memperkuat posisi MUI sebagai mitra strategis dan kritis bagi pemerintah daerah.
"Ke depan, standar yang harus kita pakai untuk pelayanan umat adalah standar ISO ini," ucapnya.
Ia menambahkan, "MUI Kabupaten Tangerang optimistis dapat terus memberikan pelayanan prima serta memperkokoh peran keulamaan dalam mengawal pembangunan sosial dan keagamaan di Kabupaten Tangerang."
Dengan diraihnya Sertifikat ISO 9001:2015 ini, Bupati menyatakan hal itu menunjukkan komitmen dan konsistensi MUI Kabupaten Tangerang dalam menjaga kualitas produk layanannya kepada umat dan masyarakat.