Pencarian

BI Banten dan Pemprov Gelar KKB x BIF 2026 di Tangsel, Bidik UMKM Naik Kelas dan Investasi Masuk

Sabtu, 10 Oktober 2026 • 10:42:02 WIB
BI Banten dan Pemprov Gelar KKB x BIF 2026 di Tangsel, Bidik UMKM Naik Kelas dan Investasi Masuk
Kantor Perwakilan BI Banten bersama Pemprov Banten menggelar KKB x BIF 2026 di Tangerang Selatan pada 9-11 Oktober 2026.

Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Banten bersama Pemerintah Provinsi Banten menyelenggarakan Karya Kreatif Banten (KKB) x Banten Investment Forum (BIF) 2026 di Tangerang Selatan pada 9-11 Oktober 2026. Kegiatan itu menyatukan penguatan UMKM dan percepatan investasi dalam satu forum, sejalan dengan pertumbuhan ekonomi Banten yang mencapai 5,49 persen pada triwulan II 2026.

SERANG — Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Banten Sofwan Kurnia menyatakan penguatan kapasitas, digitalisasi, serta perluasan akses pembiayaan dan pasar menjadi kunci utama agar UMKM lokal mampu naik kelas dan terintegrasi dengan rantai pasok industri.

Pernyataan itu disampaikan Sofwan melalui keterangan resmi di Serang. Menurutnya, penguatan sektor UMKM dan percepatan masuknya modal harus berjalan beriringan.

Hal itu sejalan dengan tren positif pertumbuhan ekonomi Banten yang mencapai 5,49 persen pada triwulan II 2026, melampaui laju pertumbuhan nasional.

Pertemuan Langsung antara Proyek Daerah dan Calon Investor

Sofwan mengungkapkan pihaknya terus memfasilitasi penyiapan proyek investasi potensial daerah agar dapat dipertemukan secara langsung dengan para calon investor domestik maupun internasional.

"Forum ini tidak hanya berfungsi sebagai wadah promosi produk dan potensi daerah, melainkan juga difokuskan untuk mengurai berbagai hambatan investasi di lapangan, termasuk kendala perizinan dan tata ruang," ujarnya.

Melalui forum tersebut, BI Banten berupaya menjembatani kebutuhan pembiayaan UMKM dengan minat investor yang masuk ke wilayah penyangga megapolitan itu.

Rangkaian Acara: Pameran Produk hingga Penandatanganan Komitmen Investasi

Rangkaian KKB x BIF 2026 diisi dengan pameran produk unggulan UMKM, kegiatan business matching, peragaan busana, hingga penandatanganan kesepakatan komitmen investasi dari sejumlah perusahaan.

Pameran produk unggulan menjadi ruang bagi pelaku usaha lokal untuk memperkenalkan barang dan jasa mereka kepada calon pembeli serta mitra dagang.

Sementara business matching mempertemukan UMKM dengan pembeli besar dan lembaga pembiayaan. Peragaan busana melengkapi rangkaian acara sebagai bagian dari promosi produk kreatif daerah.

Harapan Ekosistem Ekonomi Banten yang Inklusif

Sofwan berharap kolaborasi berkelanjutan antara pemerintah daerah, Bank Indonesia, dan seluruh pemangku kepentingan dapat membangun ekosistem ekonomi Banten yang produktif, inklusif, serta berdaya saing tinggi.

Pemerintah Provinsi Banten terlibat langsung dalam penyelenggaraan forum ini sebagai mitra BI Banten. Kolaborasi keduanya menyasar dua sisi sekaligus: penguatan pelaku usaha kecil dan percepatan modal masuk ke daerah.

Banten diposisikan sebagai wilayah penyangga megapolitan, sehingga potensi UMKM dan proyek investasi di dalamnya dinilai perlu dioptimalkan agar terhubung dengan rantai pasok industri yang lebih luas.

Follow www.kabarcilegon.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: banten.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks