Polda Banten Alihfungsikan Water Cannon Angkut 502.000 Liter Air Bersih ke 6 Kecamatan di Kabupaten Serang

Penulis: Nurul Huda  •  Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:34:01 WIB
Puluhan kendaraan taktis water cannon milik Polda Banten dialihfungsikan untuk mengangkut 502.000 liter air bersih ke enam kecamatan di Kabupaten Serang.

SERANG — Krisis air bersih akibat kemarau di Kabupaten Serang mendapat respons cepat dari Kepolisian Daerah (Polda) Banten. Tidak tanggung-tanggung, puluhan kendaraan taktis water cannon yang selama ini identik dengan pengendalian massa dialihfungsikan menjadi truk pengangkut air bersih untuk warga.

Kapolda Banten Irjen Pol Hengki mengungkapkan, total ada 64 unit armada yang dikerahkan ke lapangan. Armada tersebut berhasil mendistribusikan air bersih sebanyak 502.000 liter ke enam kecamatan yang mengalami kekeringan.

Misi Kemanusiaan di Tengah Kemarau

"Sebanyak 502.000 liter air bersih kami distribusikan, termasuk dengan memaksimalkan kendaraan taktis water cannon milik Polri, untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di enam kecamatan yang mengalami krisis air bersih," ujar Hengki di Serang, Kamis.

Menurut Hengki, pengerahan dan alih fungsi sementara kendaraan taktis ini merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam merespons kesulitan masyarakat dengan cepat. Ia memastikan operasi bantuan ini tidak akan berhenti sampai di sini.

Wagub Banten Apresiasi Inovasi Polri

Langkah taktis kepolisian ini langsung mendapat sorotan positif dari Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusuma yang turut hadir di lokasi. Ia menilai pemanfaatan aset Polri seperti water cannon untuk misi kemanusiaan merupakan inovasi yang sangat dibutuhkan saat krisis.

"Hari ini kita melihat puluhan kendaraan, termasuk kendaraan water cannon, dimanfaatkan untuk mendistribusikan air bersih kepada masyarakat. Ini merupakan bentuk kepedulian luar biasa yang diinisiasi oleh Polda Banten," kata Dimyati.

Wagub berharap inovasi taktis dan kolaborasi ini dapat menginspirasi organisasi perangkat daerah (OPD) di tingkat kabupaten/kota untuk memaksimalkan seluruh sumber daya yang ada guna membantu warga terdampak kekeringan.

Peringatan Keras soal Karhutla

Di tengah aksi pembagian air bersih, Kapolda Banten turut mengeluarkan peringatan keras terkait potensi bencana ikutan di musim kemarau, yakni kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang diprediksi mengancam hingga awal Oktober.

Hengki mengimbau warga agar sama sekali tidak melakukan aktivitas pembukaan lahan dengan cara dibakar atau membuang puntung rokok sembarangan yang berpotensi memicu titik api baru. Ia juga membuka akses luas bagi masyarakat untuk melapor.

"Silakan manfaatkan Call Center Polri 110. Setiap laporan masyarakat, baik itu terkait kejadian kebakaran maupun darurat kesulitan air bersih, akan segera kami tindak lanjuti," paparnya.

Reporter: Nurul Huda
Sumber: antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top