Pencarian

182 Balita Stunting di Serpong Tertinggi se-Tangsel, Pemkot Siapkan Program Intervensi Bersama Telkom

Selasa, 11 Agustus 2026 • 21:59:31 WIB
182 Balita Stunting di Serpong Tertinggi se-Tangsel, Pemkot Siapkan Program Intervensi Bersama Telkom
Petugas kesehatan memeriksa balita di Posyandu Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan, Senin (10/2/2025).

TANGSEL — Angka stunting di Kecamatan Serpong menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Tangerang Selatan. Berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) Tangsel, tercatat 182 balita mengalami stunting di wilayah tersebut, menjadikannya yang tertinggi dibandingkan enam kecamatan lainnya.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Tangsel, Lilis, mengonfirmasi bahwa secara prevalensi, Serpong menempati posisi pertama. Angka tersebut setara dengan 1,47 persen dari total balita yang ada di kecamatan itu.

Perbandingan Angka Stunting di Tiga Kecamatan Teratas

Data yang sama menunjukkan dua kecamatan lain juga mencatat prevalensi tinggi. Urutan kedua ditempati Kecamatan Setu dengan 119 balita atau 1,43 persen, disusul Ciputat Timur dengan 171 balita atau 1,21 persen.

“Berdasarkan prevalensinya Kecamatan Serpong tertinggi 1,47 persen dengan 182 balita, Setu 1,43 persen dengan 119 balita, dan Ciputat Timur 1,21 persen dengan 171 balita,” ujar Lilis dalam konfirmasi terpisah.

Respons Wali Kota soal Kondisi Stunting di Serpong

Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, mengakui tingginya angka stunting di Serpong. Ia menyebut kondisi ini lumayan tinggi dan membutuhkan penanganan yang lebih terarah dibandingkan wilayah lain.

“Paling banyak data angka stunting untuk se-Tangerang Selatan Serpong lumayan tinggi ya,” kata Benyamin.

Langkah Pemkot Tangsel Menekan Prevalensi Stunting

Menghadapi kondisi tersebut, Pemkot Tangsel menyiapkan sejumlah program intervensi. Upaya ini dilakukan melalui kolaborasi lintas sektor, salah satunya menggandeng PT Telkom dalam program pengentasan stunting.

Program yang dijalankan menyasar perbaikan gizi balita, pendampingan keluarga, serta penguatan layanan kesehatan di tingkat posyandu dan puskesmas. Sinergi dengan pihak swasta ini diharapkan mempercepat penurunan angka stunting di wilayah dengan prevalensi tertinggi.

Pemkot Tangsel menargetkan angka stunting di Serpong dapat ditekan signifikan melalui pendekatan yang lebih spesifik dan terukur, mengingat kecamatan ini menjadi penyumbang kasus terbesar di kota tersebut.

Follow www.kabarcilegon.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: hitzserpong.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks