BANTEN — Running Mode hadir sebagai ekstensi dari fitur Prompted Playlists dan guided workout yang sudah ada sebelumnya. Alih-alih memilih lagu secara manual, pengguna cukup menentukan target latihan — apakah lari interval, steady, atau pyramid — lalu Spotify akan menyusun daftar putar yang cocok.
“Premium users on iOS in the U.S., Canada, the U.K., Ireland, Australia, New Zealand, and Sweden can find Running Mode in the Fitness Hub beginning today,” kata Spotify dalam pengumuman resmi.
Kustomisasi Durasi hingga Tempo Lagu
Spotify menyediakan 25 preset lari yang bisa dimodifikasi sesuai preferensi. Pengguna bisa mengatur durasi latihan, jenis latihan, beats per minute (BPM), hingga suasana musik yang diinginkan. Setelah itu, Spotify akan memandu sesi lari dengan lagu yang sudah disesuaikan tempo dan energinya.
Spotify juga menambahkan “optional audio cues in English to help guide you through your workout,” yang bisa diaktifkan untuk mendapatkan panduan suara selama latihan.
Ketersediaan: Belum untuk Indonesia
Running Mode saat ini masih eksklusif untuk pengguna iPhone di Amerika Serikat, Kanada, Inggris, Irlandia, Australia, Selandia Baru, dan Swedia. Belum ada informasi kapan fitur ini akan menjangkau pengguna iOS di Indonesia atau platform lain seperti Android.
Fitur Terkait yang Baru Saja Dirilis
Peluncuran Running Mode ini melengkapi sejumlah fitur anyar Spotify dalam beberapa waktu terakhir. Pekan lalu, Spotify akhirnya memberikan fitur yang sudah lama diminta pengguna setelah bertahun-tahun menerima masukan. Snapchat juga baru saja mengintegrasikan Snap Map dengan feed Spotify, sementara Claude — asisten AI dari Anthropic — kini bisa mengakses musik dan podcast Spotify.
Bagi pengguna iPhone yang rutin lari dan ingin latihan lebih terstruktur, Running Mode bisa jadi alternatif praktis tanpa perlu repot menyusun playlist sendiri. Namun, pengguna di Indonesia masih harus menunggu perluasan pasar selanjutnya.