LEBAK — Meski realisasi penyaluran masih di bawah 30 persen, Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Lebak menjamin tidak akan terjadi kelangkaan pupuk bersubsidi hingga Desember 2026. Jaminan ini disampaikan menyusul kekhawatiran petani akan berkurangnya pasokan di tengah musim tanam.
Kepala Distan Kabupaten Lebak Rahmat Yuniar mengatakan, stok yang tersisa masih sangat besar. Dari kuota urea sebanyak 23.167 ton, baru terealisasi 5.354 ton atau sekitar 23 persen. Adapun penyaluran pupuk NPK baru mencapai 7.537 ton dari total alokasi 25.449 ton (30 persen), dan pupuk organik baru tersalur 20,50 ton dari kuota 390 ton.
"Kami meyakini persediaan pupuk bersubsidi di kios-kios resmi melimpah dan mencukupi permintaan petani," kata Rahmat di Lebak, Senin.
HET Urea dan NPK Masih Terjangkau
Rahmat menegaskan, selain stok yang aman, harga pupuk bersubsidi juga berada di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET). Urea dibanderol Rp1.800 per kilogram dan NPK Rp1.840 per kilogram.
Kebijakan penyederhanaan distribusi yang digagas Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia dinilai menjadi angin segar bagi petani Lebak. Distan menyebut kemudahan akses ini telah dirasakan langsung di lapangan.
"Petani sekarang sangat terbantu. Selain stok yang melimpah, harga pupuk bersubsidi juga lebih terjangkau," tambahnya.
Penyaluran Tepat Sasaran Lewat RDKK
Meski stok melimpah, Distan memastikan penyaluran pupuk bersubsidi tetap tepat sasaran. Hanya petani yang terdaftar dalam Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) yang berhak mengakses pupuk tersebut.
Langkah ini ditempuh untuk mencegah penyelewengan dan memastikan bantuan pemerintah benar-benar diterima oleh petani yang membutuhkan. Distan juga membangun kolaborasi lintas sektor, termasuk dengan Kadin, untuk memajukan pertanian di Kabupaten Lebak.
"Kami membangun kolaborasi lintas sektor, termasuk dengan Kadin untuk memajukan pertanian di Lebak. Dengan sinergi yang kuat, kami optimistis dapat mewujudkan pertanian yang berdaya saing, berkelanjutan, dan menyejahterakan petani," ujar Rahmat.
Dukungan untuk Program Swasembada Pangan
Distan Lebak berkomitmen mendukung program swasembada pangan berkelanjutan yang digagas pemerintah pusat. Kelancaran distribusi pupuk menjadi salah satu kunci utama keberhasilan program tersebut di tingkat daerah.
Rahmat mengapresiasi kebijakan pemerintah di bidang ketahanan pangan yang memberikan kemudahan bagi petani dalam mengakses pupuk bersubsidi. Pemerintah daerah berkomitmen terus memastikan program-program ketahanan pangan berjalan optimal di lapangan.