BANTEN — Waskita Karya tengah memperluas portofolio proyek strategis nasional dengan menyentuh sektor pendidikan. Melalui penugasan langsung dari pemerintah, BUMN konstruksi pelat merah ini dipercaya membangun lima Sekolah Rakyat yang dirancang sebagai kawasan pendidikan terintegrasi di Jawa Timur.
Nilai investasi yang digelontorkan untuk proyek ini mencapai Rp1,16 triliun, menjadikannya salah satu paket pekerjaan infrastruktur sosial terbesar yang tengah berjalan di provinsi tersebut. Adapun kelima titik pembangunan berada di Kabupaten Gresik, Kabupaten Jombang, Kabupaten Sampang, Kabupaten Tuban, dan Kota Surabaya.
Bukan Sekadar Gedung Sekolah, tapi Kawasan Terpadu
Direktur Operasi II Waskita Karya, Paulus Budi Kartiko, menegaskan bahwa desain proyek ini tidak berhenti pada pembangunan ruang kelas. Pihaknya merancang Sekolah Rakyat sebagai ekosistem pendidikan menyeluruh yang mencakup fasilitas pendukung, hunian, hingga area pengembangan karakter siswa.
"Sesuai arahan pemerintah, Sekolah Rakyat bukan hanya sebagai tempat belajar, tapi juga lingkungan pendidikan terpadu. Maka kami rancang agar sarana pendidikan di Jawa Timur ini dapat menjadi model kawasan terintegrasi yang mampu mencetak generasi unggul penerus masa depan negara," ujar Paulus dalam keterangan resminya, Senin (3/8/2026).
Konsep kawasan terpadu ini menjadi pembeda utama dibandingkan proyek pembangunan sekolah konvensional pada umumnya. Dengan pendekatan ini, pemerintah berharap kualitas belajar mengajar dapat meningkat signifikan karena seluruh kebutuhan siswa tersedia dalam satu lingkungan yang aman dan terkontrol.
Rekam Jejak 65 Tahun Waskita
Proyek senilai lebih dari Rp1 triliun ini sekaligus menegaskan kapabilitas Waskita di tengah upaya pemulihan kinerja perseroan. Paulus menyebutkan bahwa pembangunan infrastruktur pendidikan ini memperkuat rekam jejak perusahaan yang telah malang melintang lebih dari 65 tahun di industri konstruksi tanah air.
"Ke depan, kami terus berkomitmen mendukung program pemerintah sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat," tambahnya.
Bagi Waskita, proyek ini menjadi sinyal positif atas keberlanjutan bisnis di tengah fokus pemerintah memperbaiki kualitas sumber daya manusia. Keberhasilan menyelesaikan proyek tepat waktu dan sesuai spesifikasi akan menjadi modal berharga bagi BUMN karya tersebut untuk mengamankan kontrak-kontrak strategis serupa di masa mendatang.
Dengan penyebaran lokasi yang menyentuh empat kabupaten dan satu kota, proyek ini diharapkan mampu mendorong pemerataan akses pendidikan berkualitas di Jawa Timur, khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah yang menjadi target utama program Sekolah Rakyat.